Menurut Kantor Berita ABNA, Minggu (13/6/2021), studi yang dilakukan Universitas Lancaster dan Universitas Durham di Inggris hanya memperhitungkan emisi dari penggunaan bahan bakar, namun kajian ini menunjukkan kontribusi besar angkatan bersenjata di seluruh dunia terhadap perubahan iklim.
Dalam upaya mengatasi pemanasan global, NATO untuk pertama kalinya menjadikan isu ini sebagai fokus utama perencanaan dan strategi mereka.
Para pemimpin NATO dijadwalkan bertemu pada Senin besok di Brussels untuk menyepakati sebuah Rencana Aksi Iklim sehingga angkatan bersenjata mereka bisa bebas gas karbon pada tahun 2050 dan beradaptasi dengan ancaman yang ditimbulkan oleh pemanasan global. (RM)
342/